Hey, Hello!

Not My Daily Journal.

  • Home
  • The Journey
  • #11Project11Days
Lanjut dari postingan sebelumnya, setelah tiba di Bangkok kami memutuskan untuk langsung check in di hotel, agak nyasar dikit dan mayan nyari-nyari jalan biar bisa back on track.



Sebagaimana sebuah perjalanan yang selalu punya kejutan, hikmah dari nyasar kami kali ini adalah secara ga sengaja menuju Chatuchak Weekend Market. Ga masuk itinerary sebenernya, tapi karena udah sampai sini ya sekalianlah ya kulineran dikit.









Dari Chatuchak kami memilih untuk naik MRT menuju hotel, karena kebetulan ga jauh juga dari tempat kami menginap.



Setelah istirahat dan bersih-bersih, saatnya keluar mencari makan. Oiya, kami menginap disekitaran Pratunam Market. Lupa nama hotelnya dan ga sempat foto-foto karena udah kecapean jalan kaki, hahahaha.

Untuk yang muslim, jangan takut untuk nyari makan atau kulineran disini, beberapa tempat makan memberi tanda halal untuk makanan yang dijualnya. Ini beberapa yang sempat difoto. Enjoy...









Setelah muter-muter dan belanja oleh-oleh, kami lalu kembali ke hotel. Besok hari terakhir di Bangkok, dan tujuan kami berikutnya adalah explore the temple. See yaaa...



It's been a long long time since my last blog about trip to Thailand last year.
Oke, mari kita mulai saja ceritanya.

Still the same day when we arrive at Bangkok, kami lalu menuju Santorini Park yang berjarak sekitar tiga jam dari ibu kota Thailand ini. Sesuai rencana, kami akan menginap satu malam di Hua Hin.

Kenapa Hua Hin?

Jadi, dari hasil penelusuran di laman para blogger, ada satu yang menyarankan untuk menginap saja di Hua Hin setelah dari Santorini Park. Karena akan menghabiskan waktu jika memaksa langsung kembali ke Bangkok, jadi kami memilih untuk menghabiskan satu malam di Hua Hin yang letaknya tak jauh dari Santorini Park. Setelah googling, ternyata disana juga ada pantai yang bagus, jadilah kami memutuskan untuk explore Hua Hin.

Pertama kali tiba kotanya udah bikin jatuh cinta. Kotanya asik, gak terlalu padat, orang-orangnya ramah, bisa bahasa Inggris, dan tentunya banyak makanan halal.

Kami menginap di Coconut Budget & Boutique hotel yang letaknya dijalan utama kota Hua Hin. Ini juga dari hasil rekomendasi dari seorang blogger. Hotelnya lucu, instagramable, bersih, ada breakfast, stafnya juga ramah, dan bisa berbahasa inggris tentunya.





Kami memutuskan untuk istirahat sejenak sambil menunggu malam, sebelum menjelajahi kuliner malam di night market Hua Hin. Night marketnya deket banget dari hotel ini, tinggal jalan kaki sekitar 4 menit.








Paginya, tadinya sih niatnya mau ngejar sunrise di pantai, tapi ga kebangun, akhirnya setelah sarapan kami pun mulai berjalan kaki menuju Hua Hin Beach yang letaknya sekitar 1.2km dari hotel. Ga susah kok nyarinya, tinggal ngikutin google map aja.
















Setelah duduk bengong dan foto-foto di pantai, kami lalu kembali ke hotel untuk bersiap check out dan kembali ke Bangkok. Dalam perjalanan pulang kami mampir ke store yang letaknya persis disamping hotel untuk jajan dan bekal saat ditravel nanti.





Tetep milihnya yang halal dan endeeusss tentunya, mayan buat ngirit makan selama dijalan menuju Bangkok. Oh ini dimakannya pas di hotel ya sebelum kita check out.

Thank you, Hua Hin. I'll come back, soon...

Oke, till next blog...


Perjalanan ke Thailand ini sebenarnya sudah direncanakan dari tahun lalu, lagi-lagi manusia cuma bisa berencana karena satu dan lain hal harus pending dulu dan Alhamdulillah, akhirnya bisa kejadian juga ditahun ini.

Setelah browsing dan membuat itinerary, akhirnya hari yang ditunggu pun tiba. Saya dan sahabat saya menggunakan Thai Lion flight pagi sekali, kami sengaja mengambil penerbangan pagi, karena begitu tiba di Thailand, kami akan langsung menuju Cha Am, ke Santorini Park yang letaknya masih tiga jam perjalanan darat.



Sekitar pukul sepuluh pagi kami tiba di Don Mueng airport (jika menggunakan pesawat low cost seperti kami), setelah melewati antrian imigrasi, kami kemudian mencari konter yang menjual sim card, karena (lagi-lagi) dari laman para blogger yang saya baca, sangat direkomendasikan untuk membeli sim card di bandara, agar memudahkan kita selama di Thailand. Dari imigrasi, langsung saja turun dengan ekskalator, dan konternya tepat di depan sebelah kanan (ada tulisannya gede kok, tenang aja...). Ada beberapa paket yang mereka tawarkan, jadi pilih yang sesuai dengan kebutuhan saja, waktu itu kami hanya membeli satu sim card untuk diapakai berdua, dan itu juga cukup banget. Oh iya nanti mereka akan meminta passport untuk mengaktifkan sim card nya.

Beres urusan sim card, kami kemudian keluar di pintu exit 6 untuk naik bus A1 yang menuju Terminal Bus Chatuchak. Jadi, untuk ke Santorini Park yang berada di Cha Am, kami harus naik Van, dan ternyata terminal Van berbeda dengan terminal bus, posisi terminal Van ini berada persis di seberang terminal bus. Dari pintu masuk langsung saja menuju section D yang berada disebelah kanan, nanti akan ada petugas yang menanyakan akan kemana, bilang saja Cha Am atau Hua Hin.

Bus A1
Terminal Bus Chatuchak
Van dari dan menuju Santorini Park


Tiket Van ke Cha Am

Santorini Park ini terletak sekitar tiga jam dari Bangkok via Van. Santorini Park ini terletak di Cha Am, letaknya tepat dipinggir jalan besar (kalau dari Bangkok, letaknya disebelah kanan), sementara Hua Hin masih sekitar 30 menit dari Cha Am, singkatnya kalau mau ke Hua Hin pasti melewati Cha Am. Karena tujuan pertama kami adalah Santorini Park, baru kemudian lanjut ke Hua Hin untuk menginap disana. Sedikit cerita kenapa memilih Hua Hin, jadi setelah browsing laman para blogger, rata-rata mereka langsung kembali ke Bangkok setelah dari Santorini Park, saya pikir sudah jauh-jauh kesana rasanya sayang kalau langsung kembali ke Bangkok, lalu saya mulai browsing lagi apa yang bisa di eksplor di Hua Hin, dan ternyata disana ada pantai dan bagus, jadilah kita memutuskan untuk bermalam disana.

Anyway, dalam perjalanan kami menuju Santorini Park, saat di Van kami berkenalan dengan warga lokal yang kebetulan juga akan menuju Hua Hin. Mbak nya baik banget dan bisa bahasa Inggris, jadi dia bantuin kita untuk bilang ke drivernya untuk turun di Santorini Park, karena drivernya ga bisa bahasa Inggris. Mbaknya juga cerita banyak bahwa dia juga pengen main ke Indonesia, tapi belum bisa karena kerjaan, yang pasti mbaknya baik dan ramaaaah banget.

Setengah perjalanan langit tampak mendung, dan seperti yang bisa ditebak, hujan deras pun turun. Beruntung, jelang tiba di Santorini Park hujan hanya menyisakan gerimis, langsung hajar saja untuk masuk.

























Beruntung sekali pas lagi disana cuacanya mendung-mendung gerimis gitu, karena kalau gak pasti panas banget. Dan selama muter-muter disana, banyak sekali bertemu dengan orang Indonesia juga, asli, buanyaaaaaaaak banget, 80% pengunjungnya orang Indonesia deh. Sayangnya, karena lagi ujan jadi mainannya pada ga jalan, padahal pengen banget naik Bianglala, huhuhuuhu...gapapa, tandanya disuruh balik lagi :D

Puas keliling Santorini Park, kami memutuskan untuk lanjut ke Hua Hin, FYI, agak susah cari kendaraan untuk ke Hua Hin ataupun kembali ke Bangkok dari sini. Pilihannya, menunggu Van yang akan kembali ke Bangkok, atau sewa mobil sekalian. Kemarin kami akhirnya memutuskan untuk sewa mobil dari Cha Am ke Hua Hin, setelah nego, akhirnya deal  400 bath ke Hua Hin, bisa minta bantu bagian informasi ya untuk sewa mobilnya, biar aman.

Okey, next post adalah what we do at Hua Hin.
Until next...


Note:
1. Kalau mau ke Santorini Park, saran saya sempatkan menginap di Hua Hin saja, karena perjalanannya cukup jauh untuk kembali ke Bangkok (kecuali sewa mobil dari Bangkok)
2. Begitu naik bus A1 sebaiknya langsung infokan ke petugas ingin turunnya dimana.
3. Beli SIM Card untuk Kuota Internet dan Telpon lokal, kami pilih yang 119 Bath.
4. Harga naik bus A1 : 30 Bath/orang
5. Van ke Cha Am : 160 Bath/orang
6. Masuk Santorini Park : 120 Bath/orang
7. Sewa mobil ke Hua Hin : 400 Bath



Postingan Lama Beranda

Quote

If you get tired, learn to rest, not quit. -Banksy

Learn to let go, Not everyone in your life is meant to stay. -Read Somewhere

#QoTD

Popular Posts

  • Post Sectio Caesaria
    Bedah caesar (mengambil nama Julius Caesar, yang menurut cerita dilahirkan dengan cara ini) adalah pengangkatan bayi dengan cara pembedaha...
  • Catatan Psikologi: Takotsubo Cardiomyopathy
    Beberapa hari ini saya menonton sebuah drama korea yang berjudul Madame Antoine yang bercerita tentang seorang peramal dan psikolog yang me...
  • Depresi Postpartum Blues
    Sudah menjadi kodrat seorang wanita untuk mengandung kemudian melahirkan, yang tentunya akan sangat menentukan kehidupan selanjutnya. Keham...
  • #11Project11Days Day 2, Tema 'Terpana'
    Namanya, Tita Dia emang gak seperti cewek kebanyakan yang selalu ingin terlihat sempurna dimata orang, tapi gak berarti dia cewek cupu ...
  • 15.05.2020
    Hari ini, 76 hari sejak kasus pertama Covid-19 di Indonesia. Saat ini jumlah kasus positif sudah mencapai angka 16.006, berada jauh d...
  • #11Project11Days Day 8, Tema 'Cemburu by Dewa'
    Damn !!! I Still Jealous You !!! Namanya Cinta. Buat dia mempunyai nama “Cinta” adalah anugerah, karena banyak sekali o...
  • #11Project11Days Day 6, Tema 'Lagu Pilihan, Part. 1'
    Hujan (Based On Song by Utopia : Hujan) “Rinai hujan basahi aku… Temani sepi yang mengendap… Kala aku mengingat mu… Dan semua s...
  • 22.08.22
      Hei, hello! 22.08.22 tanggal cantik untuk yang mau jadian, agak susah kalau untuk tanggal nikah karna hari ini senin, kecuali kamu penganu...
  • Official My 'Kumpulan Cerpen #11Project11Days'
    Alhamdulillah, bukunya udah terbit... check this one out... #11Project11Days Day 10, Tema 'Bimbang by Melly' #11Projec...

Categories

  • Backpack
  • Holiday
  • Jalan-jalan
  • Journey
  • KL's Trip
  • Kuala Lumpur
  • Malaysia's Trip
  • Psikologi Klinis
  • Tia's trip to KL
  • Trip to KL
  • Vacation
  • travel blogger
  • travelling

Stay Update!

  • tiagutira
  • tiagutira
  • Twitter
  • Instagram

Copyright © 2017 Hey, Hello!. Created by OddThemes | Distributed By Blogger Templates20